Solusi Lepas Lilitan Utang dan Punya Aset Milyaran

Category archive

lunas utang

Kunci Sukses Menyembuhkan Penyakit “Kanker”

in Bebas Utang/From Debt To Millionaire/lunas utang/sharing/Tips by

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang paling mematikan. Tidak mudah untuk menyembuhkan penyakit ini. Diperlukan ketekunan dan keuletan untuk menyembuhkanya. Tidak hanya itu saja, akan tetapi butuh 1 hal yang akan kita bahas dibawah ini setelah beberapa cerita berikut ini:

Beberapa tahun yang lalu mendapat kabar ada saudara yang dirawat dirumah sakit karena penyakit kanker darah. Besoknya, sekeluarga menjenguk ke rumah sakit. Masih bisa ngobrol dengan baik dan jelas. Dokter dan rumah sakit memberikan perawatan dengan sangat baik dan intensif. Dimeja kamarnya selalu tersedia jus herbal dari buah dan daun-daun yang mengandung khasiat anti kanker. Meminum jus ini paling tidak 3 kali sehari untuk meyembuhkan kankernya. Setelah jam besuk selesai maka kami sekeluarga pulang kerumah. Tidal 3 bulan semenjak dirawat, kami mendapatkan kabar duka. Saudara kami tidak tertolong dan meninggal.

Bulan Desember 2015, berkat sosial media kami bertemu teman-teman SMP. Semenjak saat itu membuat group WA dan terus bertambah teman-teman SMP kami. Senang bisa bercengkrama dengan teman-teman SMP di dunia maya. Ditengah keasyikan ber group WA, ada 1 teman wanita kami yang left, meninggalkan group dengan memberi alasan “Mohon maaf teman-teman saya pamit dari group ini untuk intensif mengobati penyakit saya”. Demikian pesan singkatnya sebelum left dari group. Setelah itu saya tahu dari group WA itu bahwa teman yang left itu sedang menderita penyakit kanker payudara. Tidak sampai 3 bulan dari pesan tersebut kami mendapatkan kabar duka, bahwa teman wanita kami pamit untuk selamanya. Nyawanya tidak tertolong.

Penyakit ini akan masih bisa diobati jika terdeteksi sedini mungkin. Semakin dini terdeteksi maka semakin besar kemungkinanya untuk disembuhkan. Jika terdeteksi dan bertindak secepat mungkin pada saat masih stadium dini maka masih bisa disembuhkan. Akan tetapi kalau sudah stadium lanjut maka kemungkinan tidak akan tertolong keselamatanya. Inilah kunci mengobati dan menyembuhkan penyakit ini. Yaitu deteksi sedini mungkin dan tindakan sesegera mungkin.

Nah… apa hubungannya dengan utang?

Utang itu seperti penyakit kanker keuangan yang kalau terlambat mengambil tindakan akan membesar seperti kanker stadium lanjut. Tak tertolong. Jika Anda sudah mulai berutang ini seperti mengidap kanker stadium awal. Bagaimana cara mendeteksi kanker keuangan (utang) masih stadium awal atau sudah lanjut? Apakah ada alat pendeteksinya?

Kabar baiknya adalah… Didalam hal utang, ada alat untuk mendeteksi apakah masih di stadium awal atau sudah di stadium lanjut.

Temukan 3 Rambu-Rambu Utang dan Kemakmuran sebagai alat pendeteksi “kanker” keuangan Anda.

Harga: Rp 49.000,00
GRATIS!!! GRATIS!!! GRATIS!!!

* Ebook ini bisa Anda miliki sebagai BONUS saat membeli ebook “From Debt To Millionaire”.

Apakah penyakit “kanker” keuangan Anda masih distadium awal atau sudah lanjut?

Ingat!

Jika terlambat sedikit saja dalam mendeteksi dan bertindak maka kehidupan keuangan Anda bisa jadi tak bisa diselamatkan.

Salam Sukses dan Bahagia Selalu,

Ery Prasetyawan.

Resiko Terbesar Dalam Hidup

in Bebas Utang/From Debt To Millionaire/lunas utang by

Jika pada artikel sebelumnya telah disharingkan mengenai penyesalan terbesar dalam hidup, maka kali ini akan disharingkan apa Resiko Terbesar Dalam kehidupan manusia.

Permasalahan yang banyak dihadapi oleh sebagian besar manusia adalah takut dengan resiko dan ingin – kalau bisa- menghindari semua resiko hidup yang ada. Sekilas ini tampak manusiawi dan wajar, namun apakah kenyataanya demikian? Sering banyak orang tidak menyadari kenyataan dan memiliki mindset yang keliru, sehingga sikap dan tindakanya pun akan kurang tepat. Bahkan ketakutan akan resiko ini begitu kuat sehingga membelenggu potensi seseorang yang sesungghnya.

Potensi yang besarpun tidak akan bisa dimanfaatkan dan dibuktikan karena ketakutan akan resiko ini, pupus sebelum dicoba, layu sebelum berkembang.

Mindset bahwa menghindari resiko adalah tidak beresiko menyebabkan banyak orang kemudian menghindari resiko dengan diam, tidak mengambil keputusan apapun bahkan tidak mengambil tindakan apapun. Dengan demikian meresa diri terhindar dari resiko.

Pertanyaanya, apakah dengan diam, tidak mengambi keputusan dan tidak melakukan apa-apa kemudian resiko berkurang atau menghilang?

Ini suatu yang unik, inilah kehidupan, apapun pilihan kita, memilih A, B maupun C memiliki resiko sendiri-sendiri, bahkan diam pun memiliki resikonya sendiri. Tidak melakukan apa-apa justru dalam suatu keadaan menjadi lebih beresiko.

Jadi resiko terbesar manusia adalah tidak berani mengambil resiko. Dalam hidup ini resiko tidak bisa dihindari, resiko hanya bisa diminimalkan dampaknya, bisa dikurangi, asal….

Dengan cara apa resiko bisa diminimalkan atau dikurangi dampaknya?

Satu hal yang dapat mengurangi dampak resiko yaitu knowledge (pengetahuan, termasuk skill/ketrampilan). Mengapa demikian?

Coba lihat seseorang yang tidak bisa main surfing (selancar) di ombak, ketika ke pantai Kuta atau Padang-Padang di Bali atau pantai lanya dan melihat ombak yang besar dia akan berpikir berulang kali untuk menerjuni dan bermain ombak. Dia merasa akan beresiko tinggi jika dia nekat menceburkan diri di ombak yang cukup besar, dia akan menghindari ombak.

Coba tengok orang yang trampil berselancar (ini kebanyakan orang bule), dia malah mencari dan menaiki – menjadikan ombak sebagai mainan-. Setiap hari mencari ombak, bahkan semakin besar semakin dicari bukan?

Mengapa ini bisa terjadi?

Yang satu menghindari ombak yang satu lagi justru mencari ombak.

Dimana perbedaan kedua orang ini?

Perbedaanya adalah di pengatahuan dan ketrampilan bermain selancar bukan?
Pengetahuan dan ketrampilan kuncinya.

Mirip dengan orang yang berinvestasi di pasar modal, sebagian orang menganggap berinvestasi di pasat modal itu beresiko. Akan tetapi sebagian besar lagi justru bisa mendapatkan banyak keuntunga dari investasi tersebut. Letak perbedaan mereka dimana? Sekali lagi di knowledge dan skill, orang yang knowledgable tentang pasar modal akan bilang berinvestasi di pasar modal itu tidak beresiko bahkan menguntungkan mereka. Bagi yang tidak mengetahui pasar modal pasti akan bilang itu beresiko.

Nah, oleh karena tidak ada bagian hidup yang bisa terhindar dari resiko, maka terimalah dan kelolalah resiko dari pilihan hidup yang Anda sukai. Hidup ini akan menjadi lebih baik kalau kita juga bisa menjadi lebih baik. Bagaimana agar kita bisa menjadi lebih baik? Dengan menjadikan diri kita lebih pandai. Bagaimana cara agar kita lebih pandai? Dengan belajar, ya…hanya dengan belajar kita akan bisa lebih pandau. Kalau kita lebih pandai maka hidup kita akan lebih baik.

Proses belajar yang paling baik melalui 4 tahapan yitu, membaca, diajar, melakukan dan mengajar. Hanya dengan melalui 4 proses inilah maka penguasaan pengetahuan seseorang bisa mencapai 100% atau setidaknya mendekati 100%. Membaca hanya akan mendapatkan 10%, diajar sekitar 20%, melakukan 40% dan sisanya adalah mengajarkanya ke orang lain. Proses ini akan lebih efektif jika dimulai dari yang pertama, yaitu membaca. Mengapa? Karena dengan membaca seseorang memulai proses memasukan knowledge ke dalam alam bawah sadarnya untuk disimpan disana. Agar pada saat dibutuhkan ada referensi knowledge itu di pikiran bawah sadar. Kemudian baru diajar, melakukan dan mengajar.

Nah… marilah mengalahakna resiko dengan pengetahuan. Selamat mencari dan mendapatkan pengetahuan sebanyak-banyaknya, maka resiko bisa “dikalahkan”.

Demikian juga jika saat ini Anda memiliki resiko dan masalah keuangan, ini membuktikan kurangnya pengetahun mengenai mengelola keuangan. Perbanyak pengetahuan tentang keuangan dengan membaca dan mempelajari buku-buku mengenai keuangan dan utang. Tindakan ini akan mempercepat recovery keuangan Anda sekaligus mencegah kemungkinan terjatuh dan terjebak lagi dalam masalah keuangan. Mungkin e-book fromdebtomillionaire jadi salah satu bacaan yang tepat untuk ini.

Jangan pernah berhenti belajar.

Work Harder On Yourself (Belajar dan berlatih diri) Than Your Job

~ Jim Rohn

Semoga Anda sukses dan bahagia selalu.

DEBT KILLER, Teknik Paling Hebat Melunasi Utang

in Bebas Utang/From Debt To Millionaire/lunas utang/Tips by

Salah satu rahasia, keunikan dan keunggulan buku “From Debt To Millionaire” adalah teknik Debt Killer. Sebuah teknik yang sangat efektif dan efisien yang pernah ada. Bagaimana melunasi utang dengan lebih cepat dan lebih efisien (less money). Seperti apa teknik debt killer ini?

Apa itu debt killer?
Adalah teknik melunasi utang yang paling efektif dan efisien yang pernah ada. Teknik ini berbeda dengan yang lain, lebih cepat, lebih singkat waktu pelunasanya dan dengan jumlah total uang yang lebih sedikit.

Kebanyakan dari kita merasa bahwa utang adalah alat untuk memenuhi kebutuhan pada saat kondisi keuangan tidak mampu menutupinya. Untuk penggunaan-penggunaan yang bijaksana, seperti utang untuk tujuan produktif, memang tidak disangsikan lagi bahwa itu perlu. Namun, mayoritas persoalan utang datangnya bukan dari utang produktif melainkan dari utang konsumtif atau utang buruk. Celakanya, sekalipun jenisnya adalah utang konsumtif atau utang buruk, kadang persepsi kemanfaatannya sering dianggap sama dengan utang produktif.

Itu sebabnya, kadang orang tidak tahu bahwa mereka sedang berada dalam ancaman atau potensi bahaya dari utang buruk. Apalagi kalau kemampuan membayar utang itu seolah-olah tidak bermasalah alias lancar-lancar saja. Tetapi sayangnya, kadang kemampuan membayar utang-utang itu tidak selalu disertai dengan pemerincian anggaran dan pemantauan pengeluaran sebagaimana disarankan pada bab sebelumnya. Alhasil, utang akhirnya tidakk dipandang sebagai sesuatu masalah yang berpotensi untuk membangkrutkan atau menganggu kesehatan kondisi finansial secara keseluruhan.

Sebagaian besar orang yang terjerat utang karena memiliki multiple sources of debt, dari banyak sumber utang melunasi utang-utangnya tanpa teknik sama sekali.

Nah, saya ada beberapa fakta tentang utang-utang yang sepintas tampak sepele, tetapi ternyata—bila dihitung dengan cermat—mengandung potensi kerugian yang cukup besar. Sayangnya, kita sangat jarang menyadari hal tersebut dan senantiasa takhluk oleh bujukan para penerbit kartu kredit atau iklan-iklan diskon penggunaan kartu kredit. Banyak orang memiliki utang dari lebih dari satu sumber utang. Misalnya:

  1. Utang KPR. Kredit Kepemilikan Rumah.
  2. Utang KKB. Kredit Kepemilikan Kendaraan Bermotor. Mobil atau sepeda motor.
  3. Utang kartu kredit. Tidak hanya satu. Banyak orang memiliki beberapa kartu kredit.
  4. Utang KTA. Kredit tanda agunan.
  5. Utang ke rentenir, teman, keluarga dan atau tetangga.

Jika Anda, kawan atau saudara Anda salah satu orang yang memiliki utang-utang yang banyak, apa yang akan Anda lakukan? Bagaimana cara Anda melunasi utang-utang Anda? Kebanyakan orang hanya melunasi utang atau mencicil dengan cara biasa yang digunakan pada umumnya. Yaitu membayar nilai minimum cicilanya saja. Kalau dengan cara ini saja kapan akan lunas nya? Dan sudah pasti akumulasi di akhirnya akan sangat besar karena akan terkena bunga berbunga. Yang semakin lama semakin besar.

Sebagaian besar orang yang terjerat utang karena memiliki multiple sources of debt, dari banyak sumber utang melunasi utang-utangnya tanpa teknik sama sekali. Hanya membayar minimum atau kalaupun bisa membayar lebih, membayar dengan asal. Tidak mengetahui teknik yang stratetis bisa lebih cepat dan total bayarnya lebih sedikit. Akan lain hasilnya jika melunasi utang-utang itu dengan teknik Debt Killer. Dengan teknik ini Anda akan mendapatkan banyak manfaat.

Apa manfaat dari teknik debt killer?

Manfaat Debt Killer:

  1. Sederhana, mudah dimengerti dan diterapkan.
  2. Teknik yang teruji dan terbukti.
  3. Melunasi dengan waktu yang lebih singkat.
  4. Lebih cepat lunas dengan biaya total akumulasi lebih sedikit.
  5. Menjadikan lebih semangat cepat lunas
  6. Lebih fokus dalam melunasi utang tertentu tanpa mengganggu angsuran utang yang lain.
  7. Dapat lebih mendisiplinkan diri sendiri.

Seperti orang ke pantai selatan yang berombak ganas, bagi orang yang tidak berpengetahuan “menjinakan ombak”, akan sangat berisiko maka dia tidak bermain ombak. Lain halnya dengan peselancar profesional, dia dapat bertindak untuk main ombak dengan aman.

Tindakan manuasia ditentukan oleh pengetahuannya. Dengan pengetahuan yang baik dan tepat akan menentukan tindakan baik dan tepat. Tanpa pengetahuan yang baik dan tepat, bagaimana dapat menentukan tindakan akan baik dan tepat?

Selamat berkarya, semoga sukses.

Ery Prasetyawan,
http://fromdebttomillioniare.id
http://fromdebttomillioniare.id/affiliate

Dari Ulat Menjadi Kupu-kupu

in Bebas Utang/From Debt To Millionaire/lunas utang/sharing by

Melihat pengalaman saya terdahulu yang bisa terbebas dari belenggu utang yang menjerat kehidupan saya, banyak yang bertanya bagaimana caranya? Kesulitan ada pada bagaimana menjaga motivasi tetap tinggi untuk terbebas dari utang, karena inilah bahan bakar semangat kita untuk terus berjuang terbebas dari belitan utang. Berikut ini saya share cara saya :

Antara ulat dan pengutang

Bagaimana rasanya terbebas dari belitan utang? Wah, sungguh luar biasa rasanya! Ada perasaan senang, lega, dan plong seperti kalau keluar dari belenggu yang selama ini mengimpit kehidupan kita. Seperti seekor ulat yang selama beberapa waktu lamanya terkungkung di dalam cangkang kepompong yang pengap, sempit, dan sangat menderita. Tiba-tiba, dia berubah menjadi kupu-kupu yang bebas, keluar dari kepompong dan menghirup udara segar penuh kebebasan. Saya memang lebih suka memakai analogi proses seekor ulat menjadi seekor kupu-kupu untuk menggambarkan bebasnya seseorang dari belitan utang-utangnya.

Kita sudah tahu, apabila dibandingkan dengan kupu-kupu, maka ulat pasti mempunyai banyak keterbatasan. Dari wujud fisiknya, ulat tidak seindah kupu-kupu dan justru sering dilihat begitu menjijikan. Seekor ulat hanya bisa merambat dari satu daun ke daun yang lain, tidak seperti kupu-kupu yang bisa terbang ke mana-mana sesuka hatinya. Ulat tidak mudah dan cepat berpindah dari satu tumbuhan ke tumbuhan, kalaupun ada toh itu pasti cukup menguras tenaga dan waktunya. Manakala semua daun dan ranting di dalam satu pohon itu habis dimakan ulat, si ulat pasti perlu waktu dan tenaga yang banyak untuk mencapai sumber makanan yang baru (pohon lain). Si ulat harus bekerja keras, menuruni pohon yang daunnya habis, melata di tanah, kemudian naik lagi menggapai batang pohon yang lain.

Pada saat melakukan hal itu untuk bertahan hidup, si ulat pasti menghadapi banyak sekali risiko di tengah jalan; dipatok ayam atau burung, dikerubuti semut, diserang belalang, dimakan anjing, disapu, disemprot pestisida, atau diinjak manusia. Ingat, ulat juga banyak musuhnya, terutama jika ia berada di antara tanaman-tanaman yang bertuan, seperti tanaman milik petani dan penggemar tanaman umumnya.

Rasanya, untuk mencapai tujuannya supaya bisa bertahan hidup, si ulat harus melalui banyak sekali tantangan, hal-hal yang tidak efektif dan efisien, bahkan mengancam nyawanya.

Nah, orang yang terbelit utang yang banyak mungkin kondisinya mirip dengan seekor ulat. Sekeras apa pun dia bekerja, penghasilannya hanya akan habis untuk membayar utang-utang dan bunganya yang mencekik.

Bahkan, tak jarang kita dapati orang yang penghasilannya habis hanya untuk membayar bunga utangnya saja! Dengan kata lain, utangnya seakan tidak akan pernah lunas sekalipun seumur hidup orang itu dipakai untuk bekerja dan melunasi utang-utangnya. Jika mangkir atau lalau sedikit saja, orang ini pasti sudah dikejar-kejar debt collector atau si rentenir. Sungguh, sebuah kehidupan yang sangat tidak efektif, tidak efisien, bahkan cenderung sia-sia belaka.

Kalau situasinya sudah seperti itu, maka siapa pun cenderung menjauhi orang-orang yang punya masalah utang. Apa lagi ketakutannya kalau bukan takut bakal kena giliran diutangi dan hampir pasti tidak akan dibayar. Siapa sih yang suka didekati oleh orang yang gemar atau sedang terbelit utang? Bahkan, orang yang semula paling penuh cinta kasih dan baik sekalipun, kadang terpaksa harus mengambil jarak dengan orang yang terlilit utang yang membahayakan. Itulah sebabnya, orang yang gemar berutang dan tidak bisa melunasi utang-utangnya sering dijauhi oleh orang lain. Nyaris seperti si ulat tadi, kan? Sedih mendapati situasi seperti ini, tetapi apa mau dikata?

Kupu-kupu yang menyebarkan kehidupan

Sekarang, mari kita lihat yang namanya kupu-kupu, yang dari fisiknya saja sudah tampak rupawan, indah, elok, dan banyak warna. Kupu-kupu bisa terbang bebas dengan mudah dan hinggap di mana saja, sekalipun di pohon yang sangat tinggi. Lihat betapa kupu-kupu bisa ke mana saja dengan hanya sedikit waktu dan tenaga. Kehadirannya juga diharapkan oleh kuncup-kuncup bunga yang butuh sentuhannya, sekaligus selalu menarik perhatian setiap fotografer maupun kolektor kupu-kupu cantik karena keelokan rupa sayapnya.

Yang lebih penting lagi adalah fungsi dan sifat kupu-kupu ini, yaitu membantu berutmbuhnya kehidupan. Setiap bunga yang dia hinggapi akan mendapatkan manfaat darinya, yaitu penyerbukan. Dengan penyerbukan, berarti kehidupan baru akan tercipta, seperti mata rantai kehidupan yang akan tersambung dan terus sambung-menyambung. Bunga-bunga berubah menjadi buah, dan karena jasa kupu-kupu juga biji-biji buah pun bisa matang dan menyebar sehingga menjadi tunas, sementara tunas akan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan baru.

Karena kehadiran kupu-kupulah kehidupan akan berjalan dan terus bergulir. Setiap hal yang dilakukan oleh kupu-kupu membawa kesenangan, kekaguman, dan bahkan kehidupan baru. Itu indah sekali, bukan? Lalu, apa jadinya kalau tidak ada kupu-kupu? Atau, apa jadinya kalau ulat-ulat itu tidak berubah menjadi kupu-kupu?

Keindahan peran dan dunia yang dimiliki kupu-kupu itu sebenarnya juga bisa dirasakan oleh orang-orang yang hidupnya sudah terbebas dari belitan utang. Setiap gerak dan aktivitasnya akan terasa enak, efektif, efisien, dan pastinya akan lebih bermanfaat bagi orang-orang di sekelilingnya. Orang yang terbebas dari belitan utang pasti hatinya senang, dan itu juga akan terpancar keluar melalui tindakan-tindakannya. Mereka pasti terbebas dari tres berat, menjadi lebih mudah memberikan senyum kepada siapa saja, dan sepertinya hendak menularkan semangat itu kepada siapa pun yang sedang mengalami kesusahan karena utang. Kalau orang sudah tampil seoptimis dan senyaman seperti ini, siapa sih yang tidak menginginkan kehadirannya? Kita semua menantikan orang-orang yang berhati senang, gembira, penuh senyum dan keramahan karena kehidupannya yang berkualitas.

Tetapi, perlu diingat bahwa usaha seekor ulat untuk menjadi kupu-kupu tidaklah gampang. Si ulat harus melalui suatu masa yang berat, dan masa itu mau tidak mau tetap harus ditempuh, yaitu masa hidup dalam kepompong. Masa kepompong ini saya ibaratkan sebagai masa-masa di mana seseorang harus berusaha sekeras-kerasnya—dengan risiko apa pun—untuk melunasi utang-utangnya, serta mencegah timbulnya utang baru, atau terulangnya situasi terbelit utang. Sebagaimana si ulat harus hidup dalam kepompong untuk sementara waktu, maka seorang pengutang harus pula hidup dalam suatu tenggat waktu, yaitu masa pelunasan utang dan mencegah timbulnya utang baru. Dan, tidak ada jalan lain, jalan pelunasan ini harus dilalui dengan sukses!

3 Langkah Sederhana Dari Pengutang Menjadi Milyarder

in Bebas Utang/From Debt To Millionaire/lunas utang/Tips by

Di dalam buku From Debt To Millionaire terbagi jadi 2 bagian besar yaitu:

  1. Bagaimana Terbebas Dari Belenggu Utang.
  2. Bagaimana Menjadi Milyarder

Dalam banyak artikel yang saya tulis sebelumnya di fan paga ini, semua mengenai bagaimana terlepas dari belenggu utang yang menghimpit kehidupan pengutang bagaikan terhimpit batu besar yang menyiksa. Utang juga seperti bola salju yang dalam waktu singkat berubah dari kecil menjadi bola salju yang sangat besar yang menerjang kehidupan pengutang tanpa ampun. Itu semua sudah banyak saya kemukakan dalam artikel-artikel sebelumnya. Silakan dibaca bagi Anda yang belum membacanya ada di bawah artikel ini.

Bagi Anda yang terbelit utang, saya berharap Anda dapat segera terbebas dari belitan utang-utang Anda dan siap bermetamorfosa, bertransformasi menjadi milyarder. Juga bagi Anda yang tidak terlilit utang, sama-sama saatnya untuk meningkatkan kehidupan finansial Anda menjadi Milyarder yang berkelimpahan.

Bagaimana caranya? Berikut 3 langkah sederhana dari buku From Debt To Millionaire:

1. Seni Menangkap Peluang Bisnis

Di negara kita yang berpenduduk 250juta jiwa lebih dan dikaruniai Tuhan dengan sumber daya alam yang berlimpah ini mempunyai sangat banyak sekali peluang bisnis. Kata sahabat saya orang Swedia, “Sky is the limit”. Bayangkan dengan jumlah penduduk terbesar ke 4 dunia, dan dengan letak geografis yang sangat strategis menjadikan negara kita memiliki potensi besar dan sangat banyak peluang bisnis. Banyak dari kita yang tidak menyadari dan mengetahui hal ini. Tapi banyak juga yang sebenarnya sadar dan tahu mengenai potensi ini. Namun mengapa banyak orang yang tidak bisa menangkap peluang bisnis ini? Inilah yang disebut seni, hidup di negara yang sama namun berbeda orang berbeda cara menangkap peluang ini. Lantas bagaimana dapat menangkap peluang bisnis itu secara efektif dan sukses?

  • Pertanyaan bagus sekali, semua itu dijelaskan secara rinci di dalam buku From Debt To Millionaire . Namun secara garis besar akan saya beberkan di sini.
  • Bagaimana Mengetahui Sumber-sumber Informasi Peluang Bisnis Yang Kredible Dan Valid.
  • Bagaimana Menyaring Lagi Informasi Itu Dan Waspadai Penipuan.
  • Songsonglah Keberuntungan? Bagaimana Caranya?… (Baca selengkapnya dalam Buku From Debt To Millionaire)
  • Bagaimana Menyiapkan Diri Memulai Bisnis.

2. Memahami Aneka Peluang Bisnis Berprospek Cerah

Banyak sekali peluang bisnis yang berprospek cerah di negara kita ini. Masing-masing prospek bisnis itu memerlukan keputusan dan tindakan Anda segera. Banyak dari rekan-rekan saya bertanya tindakan apa yang harus dilakukan, karena kemungkinandan pilihan tindakan kita sangat banyak. Apakah tibdakan A, B, C, D, E…. dst yang harus di ambil. Yang mana?….
Nah banyak yang bingung bertindak, orang yang masih bingung untuk bertindak itu berarti belum cukup mempunyai knowledge untuk bertindak. Karena sertiap tindakan manusia ditentukan oleh knowledgnya (Ini isi dari artikel sebelumnya… Kesuksesan di tentukan oleh Tindakan Anda, Tindakan Anda ditentukan oleh apa?).

Belum lagi bahwa peluang bisnis itu perlu modal. Nah bicara tentang modal ini Anda menjadi alergi, ini momok banyak orang. Modal. Kemudian banyak yang bertanya… adakah peluang bisnis yang bermodal kecil bahkan bisa dibilang NOL? Jawabannya ADA! Di dalama buku From Debt To Millionaire di kupas tuntas disertai contoh-contoh peluang bisnisnya. Berikut ini klasifikasi peluang bisnis yang ada di From Debt To Millionare (FDTM)

  • 5 Contoh Peluang Bisnis Bermodal Nol Rupiah
  • 5 Contoh Peluang Bisnis Bermodal 1-10 Juta Rupiah (5 Contohb Peluang Bisnis)
  • 5 Contoh Peluang Bisnis Bermodal 10-100 Juta Rupiah (5 Contoh Peluang Bisnis)
  • 5 Contoh Peluang Bisnis Bermodal Di Atas 100 Juta Rupiah. (5 Contoh Peluang Bisnis)

Total ada 20 contoh peluang bisnis yang saya bahas di buku FDTM.

3. Bagaimana Melipatgandakan Keuntungan Bisnis

Setelah Anda melewati dua langkah di atas dan sudah mengambil keputusan dan mulai berbinis, apa yang harus dilakukan berikutnya? Yaitu bagimana Anda melipatgandakan Keuntungan Bisnis Anda!. Sudah menguntungkan belum Bisnis Anda? Jika belum menguntungkan…nantikan artikel selanjutnya saya akan bahas mengenai Langkah Efektif membalikan kondisi rugi menjadi menguntungkan. Sekarang akan saya cuplikan 5 dari 9 kiat-kiat FDTM tentang bagaimana melipatgandakan keuntungan bisnis Anda.

  1. Produk atau jasa harus mempunyai nilai tambah (added value) dibanding pesaing.
  2. Menawarkan produk atau jasa Anda sesering dan secara konsisten
  3. Tepati apa yang Anda janjikan
  4. Melaukan monitor dan evaluasi pada setiap tindakan bisnis Anda
  5. Mencari daya ungkit (Leverage) untuk melipatgandakan bisnis Anda
  6. …sampai 9 silakan dibaca di buku From Debt To Millionaire

Selamat Memulai Perjalanan Bisnis Anda… Semoga Anda Sukses Luar Biasa.

“Meraih keuntungan tanpa resiko, sukses tanpa berusaha, sama mustahilnya dengan hidup tanpa dilahirkan”
– A.P. Gothey

BONUS Gratis: 4 Langkah Sukses Beralih Dari Terlilit Utang Menuju Hidup Makmur!

"Sekecil apapun kesempatan yang tersedia bagi Anda, manfaatkanlah! Sebesar apapun penghalang didepan Anda, loncatilah!"

- John C. Maxwell

Panduan 4 Jurus Lepas Lilitan Utang dan Memiliki Aset Milyaran telah dikirim ke INBOX Anda!

Go to Top