Solusi Lepas Lilitan Utang dan Punya Aset Milyaran

Category archive

sharing

1 Hal Ini Menjamin Anda SUKSES!

in Bebas Utang/From Debt To Millionaire/sharing/Tips by

Sering ditanya melalui WA maupun email, “Pak Saya tahu Bapak dari internet bebas hutang, mohon bertanya apa yang harus Saya lakukan supaya sukses?”. Sebagian lagi bertaya “Pak, apa kunci sukses yang sejati itu?” Pertanyaan yang bagus yang ditanyakan hampir setiap orang.

Hampir setiap orang menginginkan kesuksesan dalam hidupnya, demikian juga Anda. Anda akan merasa gagal, terpuruk dan menderita jika tidak sukses dalam hidup. Keadaan ini tidak jarang memengaruhi kondisi psikologi Anda. Kondisi psikologi yang mengakibatan trauma akan kegagalan lebih sulit dipulihkan. Untuk itu menjadi sukses adalah sesuatu yang sangat penting.

Jawaban yang akan Anda dapatkan “Sukses dan materi itu tidak dapat dikejar, hanya bisa ditarik”. Hal ini harus bisa dipahami terlebih dahulu. Jika Anda mengejar-ngejar materi dan kesuksesan maka Anda akan banyak menghabiskan waktu dan hanya mendapatkan sedikit kesuksessan dan materi. Kesuksesan yang sesungguhnya hanya bisa ditarik. Ditarik dengan apa? Ditarik dengan perubahan dan pengembangan diri. Jika Anda ingin sukses ubahlah kebiasaan dan kembangkan diri Anda. Caranya? Naikan standard hidup Anda.

Sekalipun Anda rajin membaca buku, mengikuti training, seminar atau workshop dari berbagai trainer TOP Dunia sekalipun. Tidak bisa menjamin Anda sukses. Jika setelah membaca buku atau training itu besok paginya kebiasaan Anda tidak berubah dari sebelumnya. Pendeknya, Anda harus menaikan standard hidup Anda. Inilah kunci sukses sejati yang akan menjamin Anda meraih kesuksesan. Menjadikan daya tarik dan magnet kesuksesan dan materi mendatangi Anda.

Mulailah perubahan dan menaikan standard hidup dengan bangun lebih pagi dari biasanya. Bisa 10-15 menit lebih pagi. Kemudian secara berkala ditambah menjadi 20-30 menit lebih pagi. Naikkan standard doa dan sembahyang Anda. Naikkan standard membaca Anda. Naikkan standard fitalitas tubuh Anda. Naikkan standard pengembangan diri Anda. Naikkan standard kwalitas kerja Anda. Lakukanlah secara konsisten dan saya jamin Anda akan mencapai kesuksesan.

Jika Anda saat ini ingin bebas hutang dan memiliki aset milyaran, maka inilah jawaban dari pertanyaan Anda yang sejati. Lakukanlah ini, “menaikan standard Anda” secara konsisten dari waktu-kewaktu. Suatu saat Anda akan pantas menjadi magnet sukses dan materi. Saya jamin Anda akan sukses jika bisa melakukan hal ini.

Kunci Sukses Menyembuhkan Penyakit “Kanker”

in Bebas Utang/From Debt To Millionaire/lunas utang/sharing/Tips by

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang paling mematikan. Tidak mudah untuk menyembuhkan penyakit ini. Diperlukan ketekunan dan keuletan untuk menyembuhkanya. Tidak hanya itu saja, akan tetapi butuh 1 hal yang akan kita bahas dibawah ini setelah beberapa cerita berikut ini:

Beberapa tahun yang lalu mendapat kabar ada saudara yang dirawat dirumah sakit karena penyakit kanker darah. Besoknya, sekeluarga menjenguk ke rumah sakit. Masih bisa ngobrol dengan baik dan jelas. Dokter dan rumah sakit memberikan perawatan dengan sangat baik dan intensif. Dimeja kamarnya selalu tersedia jus herbal dari buah dan daun-daun yang mengandung khasiat anti kanker. Meminum jus ini paling tidak 3 kali sehari untuk meyembuhkan kankernya. Setelah jam besuk selesai maka kami sekeluarga pulang kerumah. Tidal 3 bulan semenjak dirawat, kami mendapatkan kabar duka. Saudara kami tidak tertolong dan meninggal.

Bulan Desember 2015, berkat sosial media kami bertemu teman-teman SMP. Semenjak saat itu membuat group WA dan terus bertambah teman-teman SMP kami. Senang bisa bercengkrama dengan teman-teman SMP di dunia maya. Ditengah keasyikan ber group WA, ada 1 teman wanita kami yang left, meninggalkan group dengan memberi alasan “Mohon maaf teman-teman saya pamit dari group ini untuk intensif mengobati penyakit saya”. Demikian pesan singkatnya sebelum left dari group. Setelah itu saya tahu dari group WA itu bahwa teman yang left itu sedang menderita penyakit kanker payudara. Tidak sampai 3 bulan dari pesan tersebut kami mendapatkan kabar duka, bahwa teman wanita kami pamit untuk selamanya. Nyawanya tidak tertolong.

Penyakit ini akan masih bisa diobati jika terdeteksi sedini mungkin. Semakin dini terdeteksi maka semakin besar kemungkinanya untuk disembuhkan. Jika terdeteksi dan bertindak secepat mungkin pada saat masih stadium dini maka masih bisa disembuhkan. Akan tetapi kalau sudah stadium lanjut maka kemungkinan tidak akan tertolong keselamatanya. Inilah kunci mengobati dan menyembuhkan penyakit ini. Yaitu deteksi sedini mungkin dan tindakan sesegera mungkin.

Nah… apa hubungannya dengan utang?

Utang itu seperti penyakit kanker keuangan yang kalau terlambat mengambil tindakan akan membesar seperti kanker stadium lanjut. Tak tertolong. Jika Anda sudah mulai berutang ini seperti mengidap kanker stadium awal. Bagaimana cara mendeteksi kanker keuangan (utang) masih stadium awal atau sudah lanjut? Apakah ada alat pendeteksinya?

Kabar baiknya adalah… Didalam hal utang, ada alat untuk mendeteksi apakah masih di stadium awal atau sudah di stadium lanjut.

Temukan 3 Rambu-Rambu Utang dan Kemakmuran sebagai alat pendeteksi “kanker” keuangan Anda.

Harga: Rp 49.000,00
GRATIS!!! GRATIS!!! GRATIS!!!

* Ebook ini bisa Anda miliki sebagai BONUS saat membeli ebook “From Debt To Millionaire”.

Apakah penyakit “kanker” keuangan Anda masih distadium awal atau sudah lanjut?

Ingat!

Jika terlambat sedikit saja dalam mendeteksi dan bertindak maka kehidupan keuangan Anda bisa jadi tak bisa diselamatkan.

Salam Sukses dan Bahagia Selalu,

Ery Prasetyawan.

Kisah Tentang Ulat Dan Kupu-Kupu

in Bebas Utang/sharing/Tips by

Pada suatu hari yang terik dan panas di sebuah hutan pada sebuah pohon yang rindang, hijau dan nyaman hiduplah beberapa ekor ulat dengan damai. Ketenangan dan kedamaian itu mereka miliki dan rasakan karena begitu berlimpahnya makanan berupa daun-daun lebat yang hijau begitu berlimpah. Mereka mendapatkan makanan dengan mudah dan tanpa bersusah payah. Daun segar hijau berada di dekat mereka, tanpa harus jalan jauh-jauh ke ujung-ujung dahan pohon untuk mendapatkanya. Pertumbuhan tunas daun-daun baru lebih cepat dari jumlah dan pertambahan ulat-ulat yang ada di pohon itu. Sehingga seperti tidak akan pernah habis dimakan.

Begitu tenang, damai dan berlimpahnya daun sumber makanan mereka itu menarik ulat-ulat lain untuk datang, tinggal dan mencari makan di pohon yang sama.

Sampai tibalah suatu hari…

Semakin hari semakin bertambah banyak ulat-ulat yang datang kepohon itu, berkembang biak, beranak pinak tambah terus betambah semakin banyak. Sehingga daun-daun hijau di pohon itu semakin lama-semakin berkurang. Kini pertumbuhan daun baru a tidak lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah ulat yang memakanya. Sehingga semakin hari pohon itu semakin berkurang jumlah daunya. Semakin sedikit semakin meranggas daun-daunya semakin menipis habis.

Jika suatu hari nanti daun-daunya habis bis tak tersisa lantas akan makan apa ulat-ulat itu? Jika semuanya meranggas dan gundul tidak ada yang bisa dimakan lagi, bagaimana ulat-ulat itu mendapatkan makananya? Mereka harus pindah pohon, mencari pohon baru…ya…mereka harus mencari pohon baru, atau mati kelaparan jika bertahan di pohon itu.

Mereka harus pindah pohon, mencari pohon baru…ya…mereka harus mencari pohon baru, atau mati kelaparan jika bertahan di pohon itu.

Bagaimana caranya mereka mencari pohon baru?

Ada 2 cara untuk menemukan pohon baru.

Pertama, mereka merayap turun dari pohon sampai ke tanah kemudian merayap lagi ke arah pohon baru yang masih banyak daunnya. Solusi yang sangat bagus dan mudah untuk dilakukan, apakah benar kenyataanya demikian?

Berapa jauh jaraknya bagi seeokor ulat untuk merayap dari satu pohon ke pohon lain?

Bisa dibayangkan cukup jauh dan memerlukan energi? Bisa berjam-jam bahkan satu hari penuh dibutuhkan untuk mencapai pohon baru, apalagi kalau pohonya jarang.

Apakah sisa tenaga dan energinya cukup untuk mencapai pohon baru? Jika tidak cukup maka akan mati kelaparan atau mati lemas kehabisan energi.

Apakah tidak ada risiko lain selain itu?

Ada kemungkinan pas merayap di batang pohon yang gundul dimangsa hewan lain, burung, ayam serangga besar dan sebagainya.

Risiko kepanasan terik matahari siang yang “membakarnya” sampai mati.

Kalau sampai ditanah berisiko keinjak manusia, hewan lain seperti kuda, sapi, kerbau dan sebagainya.

Jika ketemu anak-anak atau wanita sebagian besar jijik, kemudian mengusir bahkan membunuhnya. Solusi yang sangat sulit ternyata dan berisiko sangat besar. Namun kenytaanya sebagian besar ulat memilih resiko ini, ada yang berhasil memang tapi lebih banyak yang gagal, mati lemas kehabisan energi dan atau dimangsa hewan lain serta terinjak manusia atau hewan besar.

Beberapa ulat mulai menyadari bahwa daun-daun di pohon itu akan habis pada suatu hari maka sebagian kecil mereka yang sadar ini memutuskan untuk berubah diri.

Apa solusi yang kedua?

Solusi kedua adalah bermetamorfosis menjadi kupu-kupu, sehingga setelah jadi kupu-kupu bisa terbang jauh dalam waktu lebih singkat bisa menemukan sumber makanan baru yang lebih banyak dan lebih enak. Hidup lebih makmur karena begitu banyak pilihan makananya. Mencapai pohon baru dalam hitungan detik dibanding ulat yang perlu waktu berjam-jam bahkan 1 hari penuh. Bisa terbang kesana kemari, melihat-lihat dari atas yang tentunya pemandangannya lebih indah dari pada melihat dari bawah. Berwarna dan berujud indah, kalau ketemu wanita dan anak-anak serta manusia mendapatkan pujian. Dikejar-kejar untuk dipelihara saking indah dan lucunya. Lebih disukai dan lebih sering menjadi obyek foto. Matipun banyak yang diawetkan saking indahnya. Lebih banyak dijadikan simbol kebaikan.

Namun apakah yang harus dilakukan oleh seekor ulat agar bisa menjadi seekor kupu-kupu? “Berpuasa”… bertapa melewati proses kepompong terlebih dahulu dengan menahan diri tidak melakukan hal yang biasa, “makan dan minum”. Menahan diri, belajar dan mengembangkan diri di dalam kepompong yang sempit, gelap dan pengap selama beberapa minggu. Jika proses ini dilewati maka seekor ulat yang hanya bisa merayap, melata dan berujud tidak indah -bahkan menjijikan bagi beberapa orang itu- akan berubah dan berkembang menjadi seekor kupu-kupu yang indah, menawan dan cantik. Tidak hanya itu… tidak hanya bisa merayap tapi bisa terbang gesit kesana kemari…bisa menempuh jarak yang jauh dalam waktu yang singkat dibandingkan seekor ulat.

Ternyata hanya sedikit ulat yang menyadari hal ini dan berani melakukan metamorfosis, hampir semua ulat yang melakukan ini berhasil menjadi kupu-kupu dan terbang jauh dengan mudah menemukan apa yang dia inginkan, makanan dan hinggap di bunga-bunga indah penuh sari madu alami. Hidup bebas bisa terbang tinggi, dan tinggi bebas mengembara sesuka hati.

Demikianlah mirip halnya jika seseorang bekerja di suatu tempat, sering sekali mengeluh dengan semakin sulitnya pekerjaannya. Merasakan lain dari pertama kali dia mulai bekerja dulu. Semakin lama dirasanya pekerjaan semakin berat dan sulit. Sedangkan pendapatanya naik tidak significant, semakin lama semakin terasa sedikit sekali pendapatan yang tersisa dibanding dulu dulu masih lumayan beberapa bisa ditabung.

Sering bilang “little-little to me, lettle-little to me, salary no up up”. Kalau ada pekerjaan baru, sedikit-sedikit ke saya, sedikit ke saya, gaji gak naik-naik.

little-little to me, lettle-little to me, salary no up up

Sudah berusahan melamar dan mencari pekerjaan baru diperusahaan lain bahkan perusahaan llain di bidang industri yang berbeda, sudah 1 tahun gak dapat-dapat. Sedangkan pendapatan sebulan sudah habis tak tersisa kini tidak ada sedikitpun yang bisa ditabung. Jika ada keperluan mendadak, misalnya ada anggota keluarga yang sakit, atau motor/mobil rusak, pompa air ngadar, genteng bocor perlu renovasi, terpaksa harus berutang. Utang karena terpaksa. Kartu kredit dan KTA yang berbunga tinggilah pelarianya. Sehingga semakin lama utang semakin banyak tak terkendali dan tak terlunasi.

Kemudian, Apa solusinya?

Sebelum terlanjur, untuk mencegah itu semua, berikut ini solusi yang saya sarankan.

Jika sudah mulai dirasakan semakin lama hidup semakin sulit bukan semakin mudah, itu saatnya Anda harus berubah, segeralah berubah!!!. Itu bukan berarti bahwa Tuhan tidak menyediakan rezeki atau mengurangi persediaan rezeki. Tuhan selalu menyiapkan rezeki yang berlimpah setiap saat setiap waktu. Seperti air samudra yang selalu ada dan dalam jumlah berlimpah. Seperti itulah yang disediakan Tuhan. Rezeki selalu tercurah seperti air hujan yang menguap dari samudra, turun deras seperti air hujan lebat tercurah kepada SEMUA orang di muka bumi ini.

Bagi siapa saja bisa mengambil rezeki itu. Syaratnya hanya memiliki dan membawa wadah rezeki masing-masing. Jumlah yang bisa ditampung seseorang sesuai dengan kapasitas wadah tempat penampung air (rezeki) samudra itu. Setiap orang bisa “mengambil” air samudra itu dan besar dan banyaknya tentu tergantung dari seberapa besar kapasitas wadah yang dimiliki. Semakin besar wadah yang dimiliki seseorang, semakin banyak air yang bisa diambil. Jika wadahnya hanya sebesar gelas, maka hanya bisa menampung air segelas. Jika wadahnya sebesar gayung maka mampu menampung segayung. Jika sebesar ember ya segitulah yang bisa ditampung. Sebesar apakah kapasitas “WADAH REZEKI” yang Anda miliki?

Jika hidup Anda semakin sulit bukan semakin mudah itu artinya wadah tempat menampung air rezeki Anda hanya kecil.

Berubah, manambah kapasitas wadah adalah solusinya. Kapastias wadah rezeki itu bernama pengetahuan dan ketrampilan. Jika hidup semakin sulit, itulah saatnya menambah giat belajar dan kuasi ketrampilan-ketrampilan baru.

Learn Before you Earn – Jim Rohn.

Memang tidak mudah, perlu perjuangan dan menahan diri untuk dapat menguasai skill baru. Seperti bertapa, menahan diri dari “kesenangan-kesenangan” untuk belajar dan terus belajar mengembangkan diri. Bukankah mirip seperti ulat yang “bertapa” mau menjadi kepompong untuk berubah menjadi kupu-kupu?. Dengan bermetamorfisis bisa berubah diri menguasai pengetahuan dan ketrampilan baru, maka keadaan dan perasaan hidup semakin sulit bisa dihindari. Berubahlah, kembangkanlah diri sebelum terlambat.

Banyaklah belajar, membaca buku dan diskusi dengan orang-orang yang memiliki pengetahuan dan sikap positif.

The World Is Changing, If You Are Not Change, Will Left Behind

Dan kalau sudah terlanjur sulit bahkan sudah banyak berutang apa tindakan yang harus dilakukan?

Pertanyaan yang bagus, kalau sudah terlanjur silakan baca buku:
“From Debt To Millionaire”. Fromdebttomillionaire.id

Karena tidak cukup ditulis di artikel pendek ini, solusinya sudah harus komprehensif dan perlu 150 halaman A4 untuk menjelaskanya.

Selamat belajar dan terus mengembangkan diri Anda.

Semoga Selalu Sukses dan Berbahagia.

4 Langkah Menghadapi Dan Terbebas Dari Masa-Masa Suram

in Bebas Utang/sharing/Tips by

Hampir setiap orang pernah mengalami masa-masa suram. Masa dimana seseorang mengalami keadaan terpuruk, menderita,tersiksa dan merasa madesu (masa depan suram). Penyebabnya sangat bervariasi, ada yang karena sedang mempunyai masalah keluarga, masalah sosial, masalah pekerjaan, masalah ekonomi atau keuangan dan lain sebagainya.

Jika seseoarang sedang dalam masa-masa suram yang berkepanjangan maka dampaknya seseorang akan mengalami rasa kawatir, takut, stress bahkan depresi berat. Jika depresi dibiarkan terus menerus akan masuk ke alam bawah sadar dan mengendap disana menimbulkan traumatis yang akan lebih sulit untuk dihilangkan/disembuhkan. Bahkan jika sudah parah memerlukan terapi khusus untuk mengeluarkan traumatis ini dari alam bawah sadar.

Apakah Anda saat ini sedang mengalami hal di atas?
Atau mungkin teman, saudara atau tetangga Anda sedang mengalaminya?

Kemudian, Bagaimana menghadapi dan Terbebas Dari Keadaan Sulit itu?

Habis Gelap Terbitlah Terang
– Ibu Kartini

Ketahuilah bahwa Anda tidak sendirian, hampir setiap manusia akan atau sudah dan sedang mengalaminya. Untuk mengatasinya lakukanlah 4 hal berikut ini:

  1. Tarik posisi pundak Anda kebelakang sejauh 1 cm. Naikan posisi dagu Anda 1-2cm. Dan Tersenyumlah. Mengapa? Karena sikap tubuh akan memengaruhi sikap mental dan emosi manusia. Coba Anda rasakan apa yang ada pada diri Anda saat ini? Apa yang Anda rasakan? Kemudian tarik pundak Anda kebelakang 1 cm dan naikan dagu Anda 1-2 cm, kemudian tersenyumlah dan coba Anda bandingkan rasanya dengan posisi baru Anda ini. Perasaan Anda akan lebih baik, lebih enak, lebih percaya diri dari posisi sebelumnya bukan? Lakukanlah ini pada setiap posisi duduk maupun berdiri.
  2. Lakukanlah 3 hal positif setiap hari. Tidak perlu hal-hal besar, hal-hal kecil dan sederhana akan sangat membantu Anda untuk mengatasi masa-masa suram. Misalnya, olah raga 30 menit, jogging atau berenang, menilpon orang tua atau saudara untuk say hello dan memberi perhatian, membaca beberapa halaman (atau hanya beberapa paragraf) buku yang bermanfaat misalnya, buku tentang motivasi atau tentang know how, atau tentang keduanya (motivasi dan know how) – seperti buku fromdebttomillioniare.id. Dan lain sebagainya. Dengan Anda berhasil melakukan hal-hal bermanfaat ini maka pikiran bawah sadar Anda akan memuji Anda bahwa ada progress, kemajuan yang positif –sekecil apapun-. Ini sangat bermanfaat, level percaya diri Anda sedikit meningkat bahwa keadaan akan membaik. Anda akan merasa happy. Karena Progress = Happy.
  3. Bersyukurlah dan Berterimakasihlah. Pada Tuhan dan alam semesta. Keadaan apapun harus disukuri. Setiap keadaan membawa makna dan manfaatnya masing-masing untuk kehidupan kita. Keadaan apapun, baik positif maupun negatif digunakanNya untuk membuat hidup kita bisa “menyala”. Sesuatu yang “menyala” pastilah memerlukan dua hal berlawanan, coba lihatlah bolam lampu yang ada di rumah Anda, tidak akan pernah menyala jika tidak ada arus negatif dan positif bukan? Pertemuanya (positif dan negatif) ada di saklar lampu yang Anda tekan. Jika Anda tekan saklar lampu berarti Anda mempertemukan negatif dan positif dan lampu akan menyala bukan? Nah demikianlah keadaan positif dan negatif diberikanNya agar hidup kita “menyala” agar kita bisa memberi “terang” bagi diri kita, sekitar kita dan orang lain.
  4. Yakinlah sesuatu yang hebat akan segera terjadi dalam hidup Anda. Bahwa semua ada masanya. Akan indah pada waktunya. Matahari akan bersinar pada waktunya, akan terbit pada waktunya yaitu waktu pagi. Malam akan berganti pagi, pagi akan berganti siang. Seperti kata-kata Ibu Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Setiap penderitaan, masalah dan masa-masa suram pasti akan berlalu . Apalagi jika melakukan tiga hal diatas akan berlalu dengan indah. Akan menjadikan diri Anda lebih dewasa dan bijaksana yang dapat Anda sharingkan ke banyak orang, disitulah Anda “bersinar”, terang seperti lampu yang menyala. Sikapilah semua masalah yang ada dengan keyakinan bahwa sesuatu yang hebat, yang besar bahkan yang ajaib akan segera datang menjelang Anda dalam waktu dekat. Dengan sikap dan harapan seperti ini setiap hari maka kejadian yang ajaib yang Anda harapkan akan segera terjadi dalam hidup Anda.

Selamat mencoba, semoga hal ini bisa mengurai masalah-masalah Anda dan dapat membantu Anda menghadapi dan keluar dari masa-masa sulit Anda sebelum sampai masuk di Alam bawah Sadar Anda.

Semoga Anda sukses dan bahagia selalu.

Dari Ulat Menjadi Kupu-kupu

in Bebas Utang/From Debt To Millionaire/lunas utang/sharing by

Melihat pengalaman saya terdahulu yang bisa terbebas dari belenggu utang yang menjerat kehidupan saya, banyak yang bertanya bagaimana caranya? Kesulitan ada pada bagaimana menjaga motivasi tetap tinggi untuk terbebas dari utang, karena inilah bahan bakar semangat kita untuk terus berjuang terbebas dari belitan utang. Berikut ini saya share cara saya :

Antara ulat dan pengutang

Bagaimana rasanya terbebas dari belitan utang? Wah, sungguh luar biasa rasanya! Ada perasaan senang, lega, dan plong seperti kalau keluar dari belenggu yang selama ini mengimpit kehidupan kita. Seperti seekor ulat yang selama beberapa waktu lamanya terkungkung di dalam cangkang kepompong yang pengap, sempit, dan sangat menderita. Tiba-tiba, dia berubah menjadi kupu-kupu yang bebas, keluar dari kepompong dan menghirup udara segar penuh kebebasan. Saya memang lebih suka memakai analogi proses seekor ulat menjadi seekor kupu-kupu untuk menggambarkan bebasnya seseorang dari belitan utang-utangnya.

Kita sudah tahu, apabila dibandingkan dengan kupu-kupu, maka ulat pasti mempunyai banyak keterbatasan. Dari wujud fisiknya, ulat tidak seindah kupu-kupu dan justru sering dilihat begitu menjijikan. Seekor ulat hanya bisa merambat dari satu daun ke daun yang lain, tidak seperti kupu-kupu yang bisa terbang ke mana-mana sesuka hatinya. Ulat tidak mudah dan cepat berpindah dari satu tumbuhan ke tumbuhan, kalaupun ada toh itu pasti cukup menguras tenaga dan waktunya. Manakala semua daun dan ranting di dalam satu pohon itu habis dimakan ulat, si ulat pasti perlu waktu dan tenaga yang banyak untuk mencapai sumber makanan yang baru (pohon lain). Si ulat harus bekerja keras, menuruni pohon yang daunnya habis, melata di tanah, kemudian naik lagi menggapai batang pohon yang lain.

Pada saat melakukan hal itu untuk bertahan hidup, si ulat pasti menghadapi banyak sekali risiko di tengah jalan; dipatok ayam atau burung, dikerubuti semut, diserang belalang, dimakan anjing, disapu, disemprot pestisida, atau diinjak manusia. Ingat, ulat juga banyak musuhnya, terutama jika ia berada di antara tanaman-tanaman yang bertuan, seperti tanaman milik petani dan penggemar tanaman umumnya.

Rasanya, untuk mencapai tujuannya supaya bisa bertahan hidup, si ulat harus melalui banyak sekali tantangan, hal-hal yang tidak efektif dan efisien, bahkan mengancam nyawanya.

Nah, orang yang terbelit utang yang banyak mungkin kondisinya mirip dengan seekor ulat. Sekeras apa pun dia bekerja, penghasilannya hanya akan habis untuk membayar utang-utang dan bunganya yang mencekik.

Bahkan, tak jarang kita dapati orang yang penghasilannya habis hanya untuk membayar bunga utangnya saja! Dengan kata lain, utangnya seakan tidak akan pernah lunas sekalipun seumur hidup orang itu dipakai untuk bekerja dan melunasi utang-utangnya. Jika mangkir atau lalau sedikit saja, orang ini pasti sudah dikejar-kejar debt collector atau si rentenir. Sungguh, sebuah kehidupan yang sangat tidak efektif, tidak efisien, bahkan cenderung sia-sia belaka.

Kalau situasinya sudah seperti itu, maka siapa pun cenderung menjauhi orang-orang yang punya masalah utang. Apa lagi ketakutannya kalau bukan takut bakal kena giliran diutangi dan hampir pasti tidak akan dibayar. Siapa sih yang suka didekati oleh orang yang gemar atau sedang terbelit utang? Bahkan, orang yang semula paling penuh cinta kasih dan baik sekalipun, kadang terpaksa harus mengambil jarak dengan orang yang terlilit utang yang membahayakan. Itulah sebabnya, orang yang gemar berutang dan tidak bisa melunasi utang-utangnya sering dijauhi oleh orang lain. Nyaris seperti si ulat tadi, kan? Sedih mendapati situasi seperti ini, tetapi apa mau dikata?

Kupu-kupu yang menyebarkan kehidupan

Sekarang, mari kita lihat yang namanya kupu-kupu, yang dari fisiknya saja sudah tampak rupawan, indah, elok, dan banyak warna. Kupu-kupu bisa terbang bebas dengan mudah dan hinggap di mana saja, sekalipun di pohon yang sangat tinggi. Lihat betapa kupu-kupu bisa ke mana saja dengan hanya sedikit waktu dan tenaga. Kehadirannya juga diharapkan oleh kuncup-kuncup bunga yang butuh sentuhannya, sekaligus selalu menarik perhatian setiap fotografer maupun kolektor kupu-kupu cantik karena keelokan rupa sayapnya.

Yang lebih penting lagi adalah fungsi dan sifat kupu-kupu ini, yaitu membantu berutmbuhnya kehidupan. Setiap bunga yang dia hinggapi akan mendapatkan manfaat darinya, yaitu penyerbukan. Dengan penyerbukan, berarti kehidupan baru akan tercipta, seperti mata rantai kehidupan yang akan tersambung dan terus sambung-menyambung. Bunga-bunga berubah menjadi buah, dan karena jasa kupu-kupu juga biji-biji buah pun bisa matang dan menyebar sehingga menjadi tunas, sementara tunas akan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan baru.

Karena kehadiran kupu-kupulah kehidupan akan berjalan dan terus bergulir. Setiap hal yang dilakukan oleh kupu-kupu membawa kesenangan, kekaguman, dan bahkan kehidupan baru. Itu indah sekali, bukan? Lalu, apa jadinya kalau tidak ada kupu-kupu? Atau, apa jadinya kalau ulat-ulat itu tidak berubah menjadi kupu-kupu?

Keindahan peran dan dunia yang dimiliki kupu-kupu itu sebenarnya juga bisa dirasakan oleh orang-orang yang hidupnya sudah terbebas dari belitan utang. Setiap gerak dan aktivitasnya akan terasa enak, efektif, efisien, dan pastinya akan lebih bermanfaat bagi orang-orang di sekelilingnya. Orang yang terbebas dari belitan utang pasti hatinya senang, dan itu juga akan terpancar keluar melalui tindakan-tindakannya. Mereka pasti terbebas dari tres berat, menjadi lebih mudah memberikan senyum kepada siapa saja, dan sepertinya hendak menularkan semangat itu kepada siapa pun yang sedang mengalami kesusahan karena utang. Kalau orang sudah tampil seoptimis dan senyaman seperti ini, siapa sih yang tidak menginginkan kehadirannya? Kita semua menantikan orang-orang yang berhati senang, gembira, penuh senyum dan keramahan karena kehidupannya yang berkualitas.

Tetapi, perlu diingat bahwa usaha seekor ulat untuk menjadi kupu-kupu tidaklah gampang. Si ulat harus melalui suatu masa yang berat, dan masa itu mau tidak mau tetap harus ditempuh, yaitu masa hidup dalam kepompong. Masa kepompong ini saya ibaratkan sebagai masa-masa di mana seseorang harus berusaha sekeras-kerasnya—dengan risiko apa pun—untuk melunasi utang-utangnya, serta mencegah timbulnya utang baru, atau terulangnya situasi terbelit utang. Sebagaimana si ulat harus hidup dalam kepompong untuk sementara waktu, maka seorang pengutang harus pula hidup dalam suatu tenggat waktu, yaitu masa pelunasan utang dan mencegah timbulnya utang baru. Dan, tidak ada jalan lain, jalan pelunasan ini harus dilalui dengan sukses!

Go to Top