Pentingnya Membuat Balance Sheet Pribadi

Pernahkah Anda membuat balance sheet keuangan Anda?
Pernah mencatat semua pemasukan dan pengeluaran Anda tiap bulan?
Pernahkah mereview dan menganalisis pemasukan dan pengeluaran?

Pernahkah bertanya bagaimana meningkatkan dan memperbanyak pemasukan? Pernahkah bertanya bagaimana mengurangi dan menghemat pengeluaran?

Sebagian besar orang malas membuat balance sheet untuk dirinya sendiri, padahal ini sangat penting dalam mengelola keuangan. Ini adalah titik awal Anda untuk dapat mengelola keuangan Anda dengan baik. Dengan balance sheet, akan diketahui posisi keuangan saat ini. Dengan mengetahui posisi keuangan saat ini maka akan mengetahui tindakan apa yang paling tepat dengan posisi keuangan saat ini sebagai titik awalnya. Bagaimana akan memutuskan sesuatu jika kondisi awal tidak diketahui. Ibaratnya Anda sedang berada di sebuah tempat, kemudian Anda diminta menuju sebuah tujuan. Apa yang harus Anda lakukan?

  1. Pertama, Anda harus mencari tahu dimana tempat Anda saat ini sedang berada.
  2. Kedua, Anda menentukan ke arah mana tujuan Anda harus bepergian.

Mengetahui posisi awal sangatlah vital, jika tidak tahu maka keputusan akan salah dan tindakanpun akan salah juga, hasilnya? Tentu akan salah juga. Gagal.
Apakah Anda ingin gagal dalam keuangan? Gagal dalam kehidupan?

Tentu saja tidak, bukan?

Nah, jika Anda tidak ingin gagal dalam keuangan, maka buatlah balance sheet dan perencanaan keuangan pribadi Anda.

Orang bijak menyatakan, kita tidak akan pernah sampai ke mana-mana kalau kita tidak tahu di mana posisi kita sebelum pergi. Hal demikian juga berlaku dalam soal pelunasan utang-utang kita. Makanya, setelah mengetahui posisi utang-utang sebagai sasaran pelunasan, kita pun harus mengetahui posisi atau kekuatan keuangan kita. Mengapa demikian? Sebab, sekalipun kita sudah merencanakan strategi pelunasan utang sebaik-baiknya, tetapi bila kita gagal mengetahui bagaimana persisnya posisi keuangan sendiri, kemungkinan upaya pelunasan itu akan sulit dilakukan. Bagaimana kita bisa melunasi utang-utang dengan baik kalau besaran penghasilan atau sumber dana pelunasan itu tidak kita miliki?
Untuk tahu di mana posisi keuangan, kita harus punya apa yang disebut anggaran atau personal balance sheet yang harus kita buat setiap bulannya. Anggaran yang bagaimana? Bukan anggaran yang asal melayani keinginan, tetapi memiliki anggaran yang realistis dalam menjalani hidup sehari-hari. Mengapa? Ini beberapa alasannya:

  • Anggaran yang realistis akan membantu kita dalam mengatur dan mengarahkan segala bentuk pengeluaran sehari-hari.
  • Anggaran juga bisa menjadi penjaga kedisiplinan dalam pengelolaan keuangan secara keseluruhan, sekaligus dapat mencegah kecenderungan pemborosan.
  • Dan lebih penting lagi, anggaran membantu kita dalam merencanakan, menentukan prioritas, termasuk menetapkan besaran uang pelunasan utang-utang kita.

Nah, agar Anda bisa membuat anggaran atau balance sheet keuangan pribadi secara sederhana dan mudah, saya bagi caranya menjadi tiga langkah berikut ini.

Pertama: Catatlah semua pengeluaran dan simpanlah semua bon pembelian apa pun selama periode satu bulan. Akan lebih baik kalau pencatatan dimulai dari tanggal 1 sampai tanggal 30/31 setiap bulannya. Apabila selama ini ada kebiasaan Anda membelanjakan uang untuk sesuatu barang atau kebutuhan tertentu tanpa mendapat bon, mintalah bon untuk keperluan tersebut. Sebab, bon-bon itu akan memudahkan Anda dalam melakukan pencatatan secara presisi. Jika terpaksa ada pengeluaran tanpa bon, minimal miliki catatannya.

Pada tanggal 1 bulan berikutnya (setelah 30/31 hari), masukkan angka-angka pengeluaran yang tertera dalam bon-bon maupun catatan Anda ke dalam balance sheet. Contohnya silakan lihat dan pergunakan balance sheet umum di bawah ini. Jika menurut pengalaman Anda masih banyak jenis pengeluaran yang belum termasuk di situ, Anda bisa menambahkan sendiri sesuaikan dengan kebutuhan.

Kedua: dan selengkapnya, bisa didapatkan gratis sebagai bonus di ebook From Debt To Millionaire.

Selamat berkarya, semoga Anda sukses dan berbahagia selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*